DAIRI – Upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini terus dilakukan di Kabupaten Dairi. Sebanyak 25 unit Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah tersebut mendapatkan program revitalisasi pembangunan fisik dengan estimasi anggaran mencapai Rp16 miliar.
Program tersebut bersumber dari pemerintah pusat dan diarahkan untuk memperbaiki serta meningkatkan fasilitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Dairi. Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Mariady H Simanjorang, kepada Harian SIB pada 8 September 2026.
Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan Anak Usia Dini
Revitalisasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran di jenjang PAUD. Ketersediaan ruang belajar dan fasilitas yang layak menjadi faktor pendukung agar kegiatan pendidikan anak usia dini dapat berlangsung dengan lebih baik.
Menurut Mariady, program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini di Kabupaten Dairi. Sebelumnya, TK dan PAUD di Dairi disebut belum pernah memperoleh bantuan pembangunan fisik secara khusus seperti program revitalisasi tersebut.
Dengan adanya program tersebut, pemerintah daerah berharap satuan pendidikan penerima manfaat dapat memiliki lingkungan belajar yang lebih memadai. Perbaikan fasilitas juga diharapkan dapat menunjang kenyamanan anak-anak selama mengikuti proses pembelajaran.
Tiga Satuan Pendidikan Sudah Masuk Tahap Pembangunan
Pelaksanaan program revitalisasi tersebut dilakukan secara bertahap. Berdasarkan informasi yang disampaikan Dinas Pendidikan Dairi, terdapat tiga satuan pendidikan yang telah memasuki tahap pembangunan.
Ketiga satuan pendidikan tersebut adalah TK Eklesia Lae Pinang, TK Agape Tanah Pinem, dan TK Pembina Sidikalang. Dua di antaranya, yakni TK Eklesia Lae Pinang dan TK Agape Tanah Pinem, dilaporkan telah mencapai penyelesaian pembangunan, sementara TK Pembina Sidikalang masih dalam proses pengerjaan ketika informasi tersebut disampaikan.
Selain tiga satuan pendidikan tersebut, terdapat 11 unit lainnya yang masih berada dalam proses pencairan anggaran. Sementara 11 unit lainnya masih dalam tahapan proses untuk mendapatkan penanganan revitalisasi.
Dorong Pemerataan Fasilitas Pendidikan
Program revitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik gedung sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan sejak usia dini.
Pendidikan PAUD memiliki posisi penting dalam membangun fondasi perkembangan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. Karena itu, ketersediaan lingkungan belajar yang aman dan layak menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.
Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi melalui program tersebut turut mendorong agar peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek pembelajaran, tetapi juga pada kondisi fasilitas yang digunakan peserta didik dan tenaga pendidik.
Berlanjut ke Satuan Pendidikan Lain
Dengan jumlah penerima manfaat mencapai 25 TK dan PAUD, revitalisasi tersebut menjadi salah satu program pembangunan sarana pendidikan yang cukup besar di Kabupaten Dairi pada 2026.
Pelaksanaan secara bertahap memungkinkan pemerintah dan satuan pendidikan menyesuaikan proses pembangunan dengan kesiapan administrasi serta pencairan anggaran. Untuk satuan pendidikan yang masih dalam proses, tahapan selanjutnya akan mengikuti mekanisme program yang telah ditetapkan.
Baca Juga : https://dinaspendidikankabdairi.com/dairi-tindak-lanjuti-laporan-orang-tua/
Program ini sekaligus menunjukkan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Dairi. Peningkatan kualitas fasilitas diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di berbagai wilayah.




